Minum Kopi Berlebih Sebabkan Gangguan Pencernaan

Bagi sebagian orang, minum kopi merupakan suatu kebiasaan yang tidak dapat dilewatkan. Bahkan, ada orang yang tidak dapat beraktivitas sebelum minum kopi. Bagi mereka, minum kopi dapat  mencegah rasa kantuk dan memberikan  semangat saat menjalankan aktivitas. Sayangnya, banyak orang tidak mengetahui jika minum kopi berlebihan atau minum kopi saat perut kosong dapat menganggu kesehatan. Salah satunya, gangguan pencernaan.

Orang yang memiliki riwayat penyakit luka di usus, serta ketidaknyamanan pada lambung disarankan untuk  membatasi minum kopi. Hal ini bertujuan agar kondisinya tidak bertambah parah.

Kopi adalah minuman yang terdiri dari berbagai jenis bahan dan senyawa kimia termasuk lemak, karbohidrat, asam amino, asam nabati yang disebut dengan fenol, vitamin dan mineral. Kopi diketahui merangsang lambung untuk memproduksi asam lambung sehingga menciptakan lingkungan yang lebih asam dan dapat mengiritasi lambung. Meski begitu ada 2 unsur yang bisa mempengaruhi kesehatan perut dan lapisan lambung yaitu kafein dan asam chlorogenic.

Sakit perut setelah minum kopi

Sebuah artikel terbitan jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition tahun 2006 melaporkan bahwa kopi bisa merangsang produksi asam lambung akibat kandungan asam klorogenatnya. Asam lambung (asam klorida) adalah cairan bersifat korosif kuat yang jika dibiarkan terus menggenang dalam jumlah banyak tanpa ada makanan apapun untuk dihancurkannya dapat mengikis lapisan dinding lambung. Ini dapat menyebabkan perut mulas dan berakhir pada gastritis (maag). Gastritis karena minum kopi saat perut kosong sering menyebabkan sakit perut, cegukan, hingga mual dan muntah.

Kafein serta zat-zat kimia lainnya dalam kopi bersifat sebagai stimulan yang bisa merangsang kerja usus jadi lebih cepat. Ini adalah reaksi normal dan lumrah terjadi, tapi pada beberapa orang yang sensitif, pergerakan usus yang lebih cepat bisa membuat perut mulas atau kram. Terlebih apabila orang tersebut rentan terhadap masalah pencernaan seperti maag atau refluks asam lambung.

Dosis minum kopi yang baik

Para peneliti di Florida Alzheimer’s Disease Research Center menyebutkan dosis kopi yang dikonsumsi setiap hari adalah sebanyak 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi. Takaran 500 milligram kafein atau sama dengan 5 cangkir ukuran 236,5 mililiter kopi, itu disebutkan tidak berbahaya bagi kesehatan namun, itu di peruntukkan untuk orang yang tidak mengidap darah tinggi dan wanita hamil.

Bagi para penikmat kopi, sebaiknya mulai memperhatikan dosis meminum kopi. Jangan terlalu bergantung pada kopi untuk menahan rasa kantuk atau untuk memberikan semangat dalam beraktivitas. Jika terlalu bergantung, maka bukan lagi  kopi untuk dinikmati, namun akan mengganggu masalah kesehatan.

 

 

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image