Gejala dan Penyebab Fistula Ani

Fistula ani adalah saluran yang terbentuk karena terjadinya infeksi dari saluran rektum sampai ke lubang anus. Kondisi ini terbentuk sebagai reaksi dari adanya infeksi kelenjar pada anus yang berkembang menjadi abses anus, di mana terbentuk kantung atau benjolan berisi nanah. Fistula ani juga bisa dipicu oleh berbagai jenis penyakit, seperti tuberkulosis, penyakit Crohn, kanker, penyakit menular seksual, atau pernah mengalami operasi pada area dubur.

Penyakit ini sering terjadi pada laki laki berumur 20 – 40 tahun. Sekitar 1-3 kasus tiap 10.000 orang menderita fistula ani. Sebagian besar fistula terbentuk dari sebuah abses (tapi tidak semua abses menjadi fistula). Sekitar 40% pasien dengan abses akan terbentuk fistula.

Gejala Fistula Ani

  • Nyeri, yang terasa semakin parah pada saat bergerak, defekasi, dan batuk.
  • Keluar darah atau nanah dari lubang fistulasaat buang air besar.
  • Iritasi di kulit di sekitar lubang fistula.
  • Gatal sekitar anus dan lubang fistula.
  • Demam dan merasa lelah.

Penyebab Fistula Ani

Pada umumnya kondisi ini disebabkan oleh infeksi pada kelenjar anus yang menyebabkan timbulnya penumpukan nanah. Fistula ani kemudian membentuk saluran di bawah permukaan kulit yang terhubung pada kelenjar yang terinfeksi. Jika tidak dapat kering dengan sendirinya, nanah tersebut harus dikeluarkan dengan melakukan operasi.

Pada umumnya terdapat dua penyebab utama fistula ani, yaitu:

Infeksi pada anus

Kondisi ini umumnya disertai abses atau penumpukan nanah pada anus. Nanah biasanya muncul setelah kelenjar kecil dalam anus terinfeksi bakteri. Kondisi ini sering terjadi pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, misalnya penderita HIV atau mereka yang pernah menjalani kemoterapi atau terapi radiasi untuk mengobati kanker usus besar.

Peradangan pada usus

Fistula ani juga dapat disebabkan oleh komplikasi dan gangguan pada usus besar yang diakibatkan oleh beberapa kondisi berikut ini:

  • Divertikulitis atau infeksi pada kantong kecil di bagian samping usus besar.
  • PenyakitCrohn yaitu kondisi kronis yang menyebabkan peradangan pada dinding saluran pencernaan.

Penyebab lainnya

  • Kanker anus dan usus besar.
  • Luka di sekitar anus atau fisura ani.
  • Tuberkulosis karena bakteri yang menginfeksi paru dapat menyebar ke bagian tubuh lain termasuk saluran cerna.
  • Penyakit menular seksual, seperti klamidia.
  • Komplikasi akibat operasi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Style switcher RESET
Body styles
Color scheme
Background pattern
Background image