Artikel


 
 

Atasi Ketulian Sejak Dini


Last Update : 2018-05-21

Atasi Ketulian Sejak Dini

Saat gangguan pendengaran dan ketulian terjadi pada anak, kondisi ini dapat memberikan dampak negatif yang sangat besar pada hidupnya. Dapat terjadi segera setelah lahir ataupun di kemudian hari saat anak sudah mulai agak besar. Anak dapat mengalami ketulian akibat berbagai hal, di antaranya:




  • Otitis media atau peradangan telinga tengah. Infeksi pada telinga tengah adalah penyebab utama gangguan pendengaran dan ketulian pada anak.  Infeksi telinga tengah sering dialami anak karena tuba Eustachiusnya belum berkembang dengan baik. Akibatnya terjadi penumpukan di belakang gendang telinga. Infeksi yang akut dapat mengganggu pendengaran sementara waktu. Namun otitis media yang kronik dan berat dapat menyebabkan ketulian permanen.

  • Faktor kongenital atau bawaan lahir. Anak dapat lahir dalam keadaan tuli, akibat adanya faktor genetik atau adanya gangguan selama di dalam kandungan. Lebih dari separuh ketulian bawaan disebabkan oleh faktor genetik. Gangguan pendengaran juga dapat timbul jika ibu mengalami diabetes atau toksemia selama kehamilan. Penyakit selama kehamilan, seperti infeksi campak, sifilis, serta obat-obatan tertentu dapat menimbulkan kecacatan pada telinga. Kelahiran prematur juga salah satu faktor terjadinya ketulian kongenital pada anak.

  • Gangguan pendengaran yang didapat setelah lahir. Ini dapat dicetuskan oleh meningitis, ensefalitis, campak, cacar air, gangguan genetik, dan influenza. Penyebab lainnya adalah cedera kepala, suara yang sangat keras, dan obat-obatan tertentu.



Orang tua umumnya mulai mencurigai adanya gangguan pendengaran pada anak karena anak tidak merespon ketika dipanggil, sering meminta orang tua mengulang kata-kata yang diucapkan, tidak memperhatikan suara berisik di sekitarnya atau cuek saja ketika diajak berbicara. Karena kesulitan dalam mendengar, anak juga akan mengalami keterlambatan bicara dan kesulitan dalam belajar di sekolah. Jika terdapat faktor risiko di atas disertai tanda-tanda ketulian, tidak ada salahnya untuk memeriksakan anak ke dokter THT.



Pendengaran sangatlah penting dalam proses berbicara, berbahasa, berkomunikasi, dan belajar pada anak. Semakin dini usia anak saat terjadi ketulian, maka dampaknya terhadap perkembangan anak akan semakin besar. Untuk itu, semakin dini diketahui dan dilakukan intervensi, maka dampaknya dapat dikurangi.






© copyright 2013 - 2017, Rumah Wasir. Hak Cipta Dilindungi Undang Undang