Artikel


 
 

Terapi Kista Rongga Mulut


Last Update : 2018-04-10

Terapi Kista Rongga Mulut

Kista yang bukan disebabkan oleh keganasan umumnya tidak berbahaya. Meski demikian, karena sifatnya yang dapat mengganggu di kemudian hari, kista sebaiknya disingkirkan. Sebelumnya, dokter gigi akan memeriksa kista melalui biopsi, yaitu dengan menarik cairan dari dalam kista menggunakan jarum, kemudian memeriksanya di bawah mikroskop. Cara lain adalah dengan mengambil kista sebagian atau keseluruhan untuk diperiksa di laboratorium. Biopsi ini dilakukan untuk menentukan jenis kista dan pengobatannya. Biopsi juga bertujuan untuk memastikan kista tersebut bukan kanker.



Tidak menutup kemungkinan dokter akan meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan menggunakan teknologi pencitraan seperti X-ray, untuk lebih mengetahui ukuran kista terutama yang mungkin mempengaruhi gigi. Dokter juga dapat melihat kondisi kista rongga mulut, secara langsung untuk mengetahui ada tindaknya infeksi. Pada kondisi kista yang masih kecil mungkin belum diperlukan pengobatan, meski demikian kista sering waktu dapat mengalami pembesaran dan diperlukan terapi.



Kista yang meradang dapat terisi dengan cairan dan menimbulkan nyeri, apalagi jika letaknya berdekatan dengan persarafan. Jika tidak diobati, kista dapat terus bertambah besar. Penderita kista mulut perlu memeriksakan kondisinya dan segera diobati sebelum kondisinya menjadi buruk. Kista yang besar dapat menimbulkan masalah pada rahang dan merusak susunan gigi, serta menyebabkan sering tergigitnya bagian dalam mulut.



Untuk menyingkirkan kista, dapat dilakukan melalui pembedahan kecil. Pembedahan dilakukan oleh dokter bedah mulut dengan menggunakan bius lokal. Untuk mengatasi kista yang terinfeksi yang biasanya ditandai dengan adanya pembengkakan, dokter akan memberikan antibiotik untuk mengentikan infeksi.






© copyright 2013 - 2017, Rumah Wasir. Hak Cipta Dilindungi Undang Undang