Artikel


 
 

Gejala Kanker Kolorektal Mirip Dengan Wasir


Last Update : 2016-11-29

Gejala Kanker Kolorektal Mirip Dengan Wasir

Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan penyakit wasir atau yang dikenal dengan ambeien. Dari gejala, penyebab, makanan, hingga pencegahannya pun sudah mengetahuinya. Tapi yang namanya penyakit banyak macamnya, dan terkadang gejala awal yang muncul pun juga mirip dengan penyakit lainnya. Pernahkah anda dengar penyakit KANKER KOLOREKTAL?



Kanker Kolorektal adalah sel kanker yang tumbuh di dekat rektum, yaitu bagian akhir usus besar menjelang anus yang menjadi tempat penyimpanan feses ataupun dibagian usus besar lainnya. Gejala yang perlu diwaspadai adalah keluarnya darah bersamaan dengan feses. Gejala inilah yang mirip dengan penyakit wasir atau ambeien.



Penyakit kanker kolorektal perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini bernama kolonskopi. Lamanya pemeriksaan berjalan selama 10-30 menit untuk mengecek apakah ada atau tidaknya sel kanker yang tumbuh dibagian usus besar dan rektum.



Ketika pasien mengalami gejala awal, seperti keluar darah pada feses, banyak dokter yang kecolongan sehingga hanya memberikan obat wasir saja. Padahal penyakit kanker ini cukup berbeda dengan jenis kanker lainnya. Apabila pada tahap pra-kanker akan muncul polip. Apabila saat pemeriksaan awal dokter sudah menemukan polip, makan dokter akan memotong polip ini sebelum berkembang menjadi kanker. Jika polip tidak dipotong, dalam jangka waktu 5-10 tahun polip ini akan berkembang menjadi kanker kolorektal.



Gejala Kanker Kolorektal



Gejala akan dirasakan oleh pasien ketika kanker sudah berkembang menjadi banyak. Gejala lainnya yang dialami, antara lain:




  • Diare atau konstipasi

  • Proses buang air besar (BAB) yang tidak tuntas

  • Keluar darah bersamaan dengan feses

  • Keluar lendir bersamaan dengan feses

  • Mual

  • Muntah

  • Sakit perut

  • Lemas dan lelah

  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas



Pada tahap awal gejala kanker kolorektal memang tidak dirasakan maupun terlihat. Tapi apabila salah satu gejala di atas sudah timbul, maka segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Penyebab dan Faktor Kanker Kolorektal



Kanker tumbuh berkembang karena adanya sel kanker. Tapi ketika kanker sudah berkembang pesat atau berkembang secara abnormal, penyebab pastinya belum ada yang mengetahui.



Para medis berpendapat ada beberapa faktor penyebab dari kanker kolorektal, antara lain:




  • Pengaruh Usia



Pengaruh usia dijadikan faktor penyebab kanker kolorektal karena seiring bertambahnya usia, sel kanker akan lebih cepat berkembang. Sekitar 9 dari 10 orang yang berusia 50 tahun atau lebih diperkirakan mengidap kanker ini.




  • Faktor Keturunan



Apabila salah satu keluarga memiliki riwayat polip atau kanker ini, maka besar kemungkinan untuk mengidap kanker ini lebih tinggi.




  • Pengaruh Gaya Hidup



Orang yang kurang olahraga, kurang serat, konsumsi minuman keras, kelebihan berat badan, obesitas, ataupun merokok tidak memungkiri akan beresiko terkena kanker ini.




  • Mengidap Penyakit Crohn dan Kolitis Ulseratif



Apabila mengidap penyakit crorn dan kolitis ulseratif sudah selama 9 tahun, kemungkinan terbesarnya juga akan terdapat sel kanker kolorektal yang tumbuh.



Diagnosis Kanker Kolorektal



Pada tahap awal biasanya pasien akan melakukan pemeriksaan guna untuk mengetahui apa sel kanker tersebut tumbuh atau tidak. Apabila saat diagnosis awal kurang jelas, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan beberapa pemerikasaan, diantaranya:




  • Kolonskopi



Pemeriksaan ini bertujuan untuk evaluasi kondisi bagian dalam rektum dan usus besar. Prosedur ini dilakukan dengan memasukan slang panjang yang fleksibel dan disertai lampu pada ujungnya melalui anus.




  • Biopsi



Pengambilan sampel jaringan pada sel-sel abnormal agagr bisa diperiksa di laboratorium. Biopsi bertujuan untuk memastikan diagnosis awal dokter.




  • USG, RONTGEN, CT, dan MRI



Bertujuan untuk melihat penyebaran kanker dan menentukan tahap perkembangan kanker (staging).



LANGKAH PENGOBATAN KANKER KOLOREKTAL



Jika diagnosis awal sudah dilakukan terlebih dahulu, maka untuk pengobatannya pun akan lebih mudah. Namun, apabila kanker sudah menyebar secara abnormal langkah utama yang dilakukan adalah operasi.




  • OPERASI



Operasi dilakukan dibagian usus atau rektum yang telah ditumbuhi kanker akan dibuang dan masing-masing ujung saluran cerna dijahit menjadi satu .




  • KEMOTRAPI dan RADIOTERAPI



Tujuan kemoterapi dan radioterapi adalah untuk membunuh sel-sel kanker atau menghentikan perkembangbiakannya. Kemoterapi semakin banyak digunakan untuk menangani kanker usus. Sementara radioterapi sebagian besar dijalani oleh pengidap kanker kolorektal yang tumbuh di rektum.






© copyright 2013 - 2017, Rumah Wasir. Hak Cipta Dilindungi Undang Undang