Artikel


 
 

Jongkok Saat BAB Meminimalisir Sakit Wasir


Last Update : 2016-10-03

Jongkok Saat BAB Meminimalisir Sakit Wasir

Saat ini memang kebanyakan tempat buang air besar (BAB) atau closet di toilet umum menggunakan tipe duduk. Bahkan, sebagian besar kamar mandi di rumah kita juga menggunakan closet duduk. Padahal, inovasi closet duduk tersebut dapat memberikan dampak yang tidak terlalu baik terhadap kinerja pembuangan pada tubuh manusia.

Dengan closet duduk yang sudah menjadi kebiasaan untuk diaplikasikan ke toilet, alhasil kita harus buang air besar dengan cara duduk. Padahal, buang air besar dengan cara tersebut yang menyebabkan Anda harus mengejan. Dan, kegiattan mengejan itulah yang dapat menimbulkan penyakit. Salah satunya, penyakit ambeien atau wasir.

Sebenarnya, untuk menghindari kegiatan mengejan saat menggunakan closet duduk, Anda dapat mengaplikasikan alat bantuan. Alat bantuan tersebut digunakan untuk menyangga kaki Anda agar lebih tinggi. Dengan demikian, posisi tubuh akan serupa orang jongkok walau menggunakan closet duduk.

Pengaplikasian alat bantuan ini sangatlah berguna untuk menjaga kesehatan anus Anda dan demi lancarnya sistem pencernaan. Anda tidak perlu repot membeli alat bantuan ini. Anda dapat menggunakan kursi kecil atau ember yang dibalik untuk menyangga kaki.

Bila dapat dihindari, closet duduk tidaklah usah diaplikasikan pada kamar mandi rumah Anda. Alangkah lebih baik bila Anda mengaplikasikan closet jongkok untuk toilet di rumah. Memang bagi seni arsitektur modern, hal ini terlihat kuno. Akan tetapi, jongkok adalah cara terbaik untuk BAB tanpa mengejan.

Dikutip dari “Gastroenterology,” Henry L. Bockus dalam Merdeka.com, posisi ideal untuk buang air besar adalah jongkok. Lebih deskriptifnya, posisi paha bertekuk pada perut. Dengan cara ini, kapasitas rongga perut akan berkurang dan tekanan indra-abdomen meningkat sehingga mendorong feses (kotoran) mudah keluar.

Dari pemaparan di atas, jelaslah kalau jongkok saat BAB adalah cara terbaik dari segi kesehatan untuk pembuangan lancar.

Bila memperhatikan dari segi kehigienisan, tentulah closet jongkok yang lebih higienis. Kulit bongkok tidak kontak langsung dengan toilet. Alhasil, saat orang lain akan menggunakan closet jongkok tidak akan ada sisa kotoran dari orang sebelumnya yang menempel di bokong.

Penggunaan closet jongkok untuk BAB juga yang dapat mengurangi infeksi saluran kencing dan kelamin. Yang mana, hal tersebut terjadi karena perpindahan jamur, kuman, atau bakteri dari toilet. Dari segi kesehatan diluar pencernaan, jongkok saat BAB juga dapat melatih kekuatan kaki. Di mana, otot kaki menahan berat badan dan demikian juga dengan otot dasar panggul.

Untuk penderita wasir, jongkok saat BAB atau penggunaan closet jongkok adalah yang tertepat. Dengan posisi jongkok, konraksi otot perut dapat berjalan maksimal. Hal tersebutlah yang memunculkan tenaga tanpa seseorang harus mengejan sekuat tenaga. Proses BAB pun cepat selesai dan memarahnya wasir terminimalisir.

Anda terkena wasir karena kebiasaan mengejan ketika BAB di toilet duduk? Mulai sekarang, cobalah ubah posisi Anda BAB. Bila memang mengganti closet duduk menjadi closet jongkok membutuhkan biaya lebih. Anda dapat mengatur posisi di closet duduk seolah sedang berjongkok.

Walau jongkok saat BAB bisa meminimalisir munculnya wasir, jangan juga Anda lupa untuk tetap menerapkan pola hidup sehat. Penuhi keseharian Anda dengan memakan makanan dengan gizi seimbang dan berolahraga secara rutin dalam seminggu.






© copyright 2013 - 2017, Rumah Wasir. Hak Cipta Dilindungi Undang Undang