Artikel


 
 

Komplikasi Wasir


Last Update : 2015-11-16

Komplikasi Wasir

Komplikasi saat ini menjadi suatu penyakit yang sering di dengar dan untuk beberapa kasus mengakibatkan kematian. Penyakit Komplikasi memang menjadi momok yang sangat menakutkan. Bagaimana tidak, di dalam tubuh seseorang yang terserang penyakit komplikasi bukan hanya satu penyakit saja namun beberapa penyakit yang terdapat di dalam tubuhnya. Komplikasi adalah kondisi dimana munculnya penyakit lain atau gangguan medis lain pada seseorang sebagai akibat penanganan yang terlambat serta kurang tepat dari suatu penyakit awal. Serupa seperti penyakit lainnya, wasir juga dapat menimbulkan komplikasi jika wasir mendapatkan penanganan yang terlambat dan salah. Apa sajakan komplikasi yang dapat terjadi akibat wasir? berikut ini ulasannya :



Komplikasi dari Wasir



1. Terjadi Iritasi



Wasir dapat menyebabkan iritasi dan luka pada daerah sekitar dubur. Sama seperti umumnya sebuah luka, maka luka yang merupakan komplikasi wasir juga menimbukan rasa nyeri dan sakit. Rasa nyeri akan bertambah parah saat seseorang tersebut sedang Buang Air Besar(BAB). Yang menjadi penyebab timbulnya luka adalah gesekan yang ditimbulkan feses pada kulit anus, jika seseorang yang terkena wasir juga terkena sembelit, maka ini akan memperparah keadaan.



2. Jaringan Membusuk



Matinya jaringan atau membusuk bisa juga dialami oleh pasien penderita wasir. Hal ini terjadi ketika benjolan wasir  yang keluar dari anus terjepit oleh otot lingkar dari dubur itu sendiri. Kondisi tersebut akan menyebabkan darah tidak lagi dapat beredar secara sempurna. Maka wasir akan bertambah sakit, penanganan yang telat akan menyebabkan matinya jaringan.  Sehingga dengan demikian nila dibiarkan begitu saja akan membusuk.



3. Luka Bernanah



Luka merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pasien wasir. Luka dapat menjadi semakin parah bila luka terinfeksi bakteri dan kuman sehingga luka akan berpotensi menjadi luka yang bernanah. Namun jika [operasi wasir] menggunakan teknologi Biological Electrical Impedance autoMeasurement(BEIM), kemungkinan luka seperti ini agak kecil. Bila pengangkatan wasir menggunakan metode BEIM, permukaan luka akan langsung tertutup oleh jaringan yang dikeringkan oleh teknologi BEIM. Sehingga kuman tidak bisa masuk dan resiko infeksi hampir 0%.



 



4. Trombosisi Vena



Tonjolan pada vena yang kemudian tonjolan tersebut dapat terjepit, hal ini mengakibatkan terjadi suatu kondisi yang disebut trombosis vena. Trombosis vena dalam adalah satu penyakit yang tidak jarang ditemukan dan dapat menimbulkan kematian kalau tidak dikenal dan diobati secara efektif. Kematian terjadi sebagai akibat lepasnya trimbus vena, membentuk emboli yang dapat menimbulkan kematian mendadak apabila sumbatan terjadi pada arteri di dalam paru-paru (emboli paru). Insidens trombosis vena di masyarakat sangat sukar diteliti, sehingga tidak ada dilaporkan secara pasti. Banyak laporan-laporan hanya mengemukakan data-data penderita yang dirawat di rumah sakit dengan berbagai diagnosis.



5. Anemia



Anemia dapat saja terjadi pada pasien ambeien, hal ini dikarenakan pasien ambeien dapat mengalami pendarahan saat BAB. Jika pendarahan terus terjadi tanpa penanganan yang tepat dan cepat, maka akan berdampak pada jumlah darah dalam tubuh. Kekurangan sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke sel-sel tubuh akan menyebabkan pasien tersebut akan dapat terserang anemia. Tetapi jarang dijumpai perdarahan yang signifikan hingga menyebabkan anemia, dan lebih jarang lagi perdarahan yang mengancam nyawa. Banyak orang merasa malu ketika menghadapi masalah ini dan biasanya baru mencari perawatan medis ketika kasusnya sudah lanjut.



Demikian ulasan singkat mengenai komplikasi wasir. Semoga artikel dengan judul Komplikasi Wasir dapat memberi banyak manfaat untuk kita semua. Informasi mengenai wasir selengkapnya dapat diakses dengan mengunjungi web Rumah Wasir.






© copyright 2013 - 2017, Rumah Wasir. Hak Cipta Dilindungi Undang Undang